Application of Various Mulches to Increase Yield of Several Black Rice Genotypes Intercropped with Mungbean under Aerobic Irrigation System

Author's Information:

Wayan Wangiyana*

Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, University of Mataram, Mataram, Indonesia  & Master of Dryland Agriculture Study Program, Postgraduate, University of Mataram, Mataram, Indonesia

Noviyanti

Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, University of Mataram, Mataram, Indonesia

Nihla Farida

Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, University of Mataram, Mataram, Indonesia

Vol 05 No 05 (2026):Volume 05 Issue 05 May 2026

Page No.: 394-399

Abstract:

Black rice is widely consumed because of its beneficial effects on human health. However, its productivity is still low, while mulching has been reported to increase crop yield. This study aimed to determine the effects of different mulches on the growth and yield of three promising black rice lines grown on raised beds under an aerobic irrigation system. The experiment was conducted in Dasan Tebu, West Lombok Regency (Indonesia), using a split-plot design with three replications and two treatment factors, namely black rice promising lines (G3, G6, G9) as the main plots and mulch types (M0 = no mulch, M1 = rice straw mulch, M2 = silver–black plastic mulch) as the subplots. The results showed no significant interaction between black rice genotypes and mulch types, indicating that all three genotypes responded similarly to the mulch treatments, and among the two factors, mulch type was more dominant than genotype in affecting the growth and yield of black rice under the aerobic irrigation system. Mulching significantly increased black rice grain yield, with the highest grain yield (31.54 g/clump) obtained under rice straw mulch treatment compared with plastic mulch (29.30 g/clump) and no mulch (26.86 g/clump), while among the three genotypes, G6 (29.92 g/clump) and G3 (29.82 g/clump) produced higher grain yield than G9 (27.97 g/clump). 

KeyWords:

black rice; aerobic irrigation; straw mulch; plastic mulch; mungbean intercropping

References:

  1. BPS (2022). Produksi Padi Tahun 2021 (Angka Tetap) Turun 0,43 Persen. Badan Pusat Statistik. http://www.bps.go.id/pressrelease/2022/03/01/1909/. [28 Juni 2022]. 
  2. Kristamtini, Taryono, Basunanda, P., & Murti, R.H. (2014). Keragaman Genetik Kultivar Padi Beras Hitam Lokal Berdasarkan Penanda Mikrosatelit. Jurnal AgroBiogen, 10(2): 69-76.
  3. Saputra, M. (2012). Studi Kebutuhan Air Tanaman Padi (Oriza sativa L.) Metode SRI (System of Rice Intenfication). [Undegraduate Thesis, unpublished]. Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, Indralaya, Indonesia. 
  4. Prasad, R. (2011). Aerobic Rice Systems. Advances in Agronomy, 111: 207 -247. 
  5. Hingdri, Turmuktini, T., Yuwariah, Y., Nurmala, T., & Simarmata, T. (2013). Teknik Pengaturan Air pada Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPT-BO) untuk Meningkatkan Populasi Rhizobacteria, Efisiensi Penggunaan Air, Perakaran Tanaman dan Hasil Tanaman Padi. Jurnal Agrovigor, 6(1): 23-29.
  6. Bouman, B.A.M., & Toung, T.P. (2001). Field Water Management to Save Water and Increase its Productivity in Irrigated Rice. Agricultural Water Management, 49(1): 11-30.
  7. Simarmata, T. (2008). Teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAD-BO) untuk Melipat Gandakan Produksi Padi dan Mempercepat Pencapaian Kedaulatan Pangan di Indonesia. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Biologi Tanah pada  Fakultas Pertanian UNPAD, Bandung, Indonesia.
  8. Akbar M, R. A., Nugroho, A., & Sudiarso, S. (2014). Pengaruh mulsa organik pada gulma dan tanaman kedelai (Glycine max L) var. Gema. Jurnal Produksi Tanaman, 1(6). https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/62.
  9. Riskiani, E., & Wangiyana, W. (2022). Aplikasi mulsa jerami dan pupuk hayati mikoriza untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi beras hitam sistem aerobik. Agrika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 16(1), 27-41. 
  10. Wangiyana, W., Aryana, I.G.P.M., & Farida, N. (2022). Synergistic effect of straw-mulch and mycorrhiza-biofertilizer in increasing yield of black rice intercropped with soybean on raised-beds in aerobic irrigation system. Emirates J. Food Agric., 34(11): 971-981. 
  11. Inayah, N., Wangiyana, W., & Ernawati, N.M.L. (2022). Pengaruh Mulsa Plastik dan Dosis Petroganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Beras Hitam pada Sistem Irigasi Aerobik. J. Pertanian Agros, 24(1): 122-132. 
  12. Wangiyana, W., Aryana, I.G.P.M., & Dulur, N.W.D. (2019). Increasing Yield Components of Several Promising Lines of Red Rice through Application of Mycorrhiza Bio-Fertilizer and Additive Intercropping with Soybean in Aerobik Irrigation System. International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology, 4(5): 1619-1624.
  13. Yulina, N., Ezward, C., & Haitami, A. (2021). Karakter Tinggi Tanaman, Umur Panen, Jumlah Anakan, dan Bobot Panen Pada 14 Genotipe Padi Lokal. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 6 (1): 15-24. 
  14. Kurniawan, A.B., Fajriani, S., & Arifin (2014). Pengaruh Jumlah Pemberian Air terhadap Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tembakau (Nicotiana tabaccum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 2(1): 59-64.
  15. Muslim, M., & Soelistyono (2017). Pengaruh Penggunaan Mulsa Plastik Hitam Perak dengan Berbagai Bentuk dan Tinggi Bedengan pada Pertumbuhan Tanaman. J. Ilmu Pertanian, 2(2): 85-90.
  16. Prayoga, M.K., Maghfoer, D.M., & Suryanto A. (2016). Kajian Penggunaan Mulsa Plastik dan Tiga Generasi Umbi Bibit yang Berbeda pada Komoditas Kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola. Jurnal Produksi Tanaman, 4(2): 137 – 144.
  17. Noorhadi, & Supriyadi (2003). Pengaruh Pemberian Air dan Mulsa terhadap Iklim Mikro pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) di Tanah Entisol. Sains Tanah, 3(2): 68-72.
  18. Nurbaiti, F., Haryono, G., & Suprapto, A. (2017). Pengaruh Pemberian Mulsa Danjarak Tanam Pada Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max, L. Merrill.) Var. Grobogan. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 2(2): 41 – 47. 
  19. Andita, P.R., Khumairoh, U. Guritno, B., & Aini, N. (2016). Kajian Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Padi (Oryza sativa L.) terhadap Tingkat Kompleksitas Sistem Pertanian yang Berbeda. Jurnal Produksi Tanaman, 4(8): 624-630. 
  20. Mokoginta, N., Musa, N., & Pembengo, W. (2017). Keragaman Populasi Gulma Berdasarkan Aplikasi Mulsa Plastik, Mulsa Cangkang Telur dan Mulsa Jerami Padi Pada Pertanaman Cabai (Capsicum annum L). JATT: Jurnal Online Mahasiswa, 6(3): 330-337. 
  21. Limonu, A., Pembengo, W., Musa, N. (2021). Kajian Penggunaan Beragai Mulsa Organik dan Teknik Aplikasi Pupuk Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). JATT: Jurnal Online Mahasiswa, 10(2): 43-49.
  22. Fadhly, A.F., & Fahdiana, T. (2011). Pengendalian Gulma pada Tanaman Jagung. Balai Penelitian Tanaman Serealia, Maros, Indonesia. Pp. 238-254.
  23. Hanum, L. (2018). Pengaruh Jarak Tanam Dan Mulsa Jerami Pada Pertumbuhan Dan Produksi Tanman Mentimun Jepang. [Undegraduate Thesis, unpublished]. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia.
  24. Raihana, Y., & William, E. (2006). Pemberian Mulsa Terhadap Tujuh Varietas Kacang Hijau dan Keharaan Tanah di Lahan Lebak Tengahan. Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa, Banjarbaru, Indonesia.
  25. Zairin, M., & Poniman (2000). The Effect of Mulch and Manure on Shallot Production with Well in Upland Bima. Sains Tanah, 3(2): 63-67.
  26. Jannah, A., Rahayu, Y.S., & Sulanjari, K. (2011). Respon Pertumbuhan dan Produksi Padi Varietas Ciherang pada Pemeberian Kombinasi Dosis Pupuk Anorganik dan Pupuk Kandang Ayam. Majalah Ilmiah Solusi, 11(25): 6-11.